Sambung Cerita

Menyambung Banyak Cerita di Dunia

Posted by Sambung Cerita On October - 16 - 2013

Promosi film adalah bagian penting untuk membantu memasarkan sebuah film layar lebar. Promosi bentuk konvensional adalah yang biasa kita lihat: poster, trailer, halaman resmi, wawancara di media cetak maupun elektronik, sampai merilis game. Namun yang dilakukan para aktor-aktris serta tim kreatif pendukung film punya cara yang jauh lebih berita sensasional Pemerintah Amerika Serikat melakukan shutdown. Mulai dari aksi gila, jorok, dan norak, semua dilakukan demi mendongkrak penjualan tiket.

berita sensasional
gambar: zap2it.com

Telanjang dan kencing sembarangan
Premiere film Jackass Number Two (2006) membuat berita sensasional diwarnai aksi salah satu aktornya, Steve “Steve-O” Glover yang memutuskan tampil dalam keadaan telanjang di red carpet. Aksi nyelenehnya tidak berhenti di situ. Ia pun dengan santainya mengencingi red carpet. Hmm, butuh tisu, Steve-O?

Trofi itu milikku, Will!
Aubrey Plaza, aktris yang membintangi To Do List (2013), menaiki panggung MTV Movie Awards 2013 dalam keadaan mabuk di tengah pidato yang dilakukan Will Ferrell, dan mencoba mengambil piala popcorn emas yang dipegang Will. Kelihatan seperti promosi, karena Aubrey menato judul filmnya di dadanya, cukup untuk menjadi berita sensasional.

Siapa mau ganja?
Film The Wackness menggratiskan tiket ke Belanda bagi para pembeli DVD-nya, dan setibanya di sana, satu bungkus ganja telah menanti.

Iklan palsu
Independence Day (1996) sedikit banyak meniru apa yang dilakukan War of the Worlds (1938) yang menggemparkan masyarakat dengan drama radionya yang seakan-akan dunia telah diserang alien. Sebuah video memperlihatkan pembaca berita menyampaikan breaking news tentang serangan makhluk luar angkasa. Beberapa penonton sempat percaya akan video bohongan ini dan menghubungi 911. Semua orang termakan berita sensasional film tersebut.

Iklan orang hilang
Blair Witch Project (1999) bisa dibilang paling sukses menjalankan promo dengan berita sensasional untuk filmnya. Sebelum dipasarkan ke publik pada tahun 1999, sineas pembuat film ini mengaku apa yang tersaji di filmnya benar-benar nyata. Ketiga pemain film yang sama-sama belum pernah muncul secara publik diberitakan hilang, bahkan dianggap tewas. Yang lebih sensasional lagi, poster bergambar ketiganya muncul di Sundance Film Festival. Hasilnya jauh dari mengecewakan, uang sebanyak 250 juta dolar mengucur masuk ke kantong produser film ini.

Dibaca 417 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on TumblrShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUpon